Jane pun menikah. Malam pertama dilewati, anehnya Mark tak menyentuh mempelainya sedikit pun, bahkan tak pulang karena ada urusan mendadak. Jane pindah ke rumah Mark. Semuanya mewah, namun beberapa barang diselimuti kain putih. Ketika dibuka, persis seperti penglihatannya dulu lampu kristal, lonceng perunggu di depan pintu kolam renang, dan kursi goyang. Jane tak sempat memeriksa lebih jauh karena ajudan merangkap bodyguard Mark, yaitu Peter (30) mengawasi dengan bengis. Hari demi hari Jane tetap tak disentuh Mark. Ketika Fabio berkunjung, Jane menceritakan semuanya
Dedemit Gunung Kidul
Jane pun menikah. Malam pertama dilewati, anehnya Mark tak menyentuh mempelainya sedikit pun, bahkan tak pulang karena ada urusan mendadak. Jane pindah ke rumah Mark. Semuanya mewah, namun beberapa barang diselimuti kain putih. Ketika dibuka, persis seperti penglihatannya dulu lampu kristal, lonceng perunggu di depan pintu kolam renang, dan kursi goyang. Jane tak sempat memeriksa lebih jauh karena ajudan merangkap bodyguard Mark, yaitu Peter (30) mengawasi dengan bengis. Hari demi hari Jane tetap tak disentuh Mark. Ketika Fabio berkunjung, Jane menceritakan semuanya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



No comments:
Post a Comment